Kamis, 01 Maret 2012

PENGERTIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN TEMATIK

Nama  ; Qurotul Akyunin
NIM     : 210609001
Prodi   : PGMI A


PENGERTIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN TEMATIK

A.Pengertian Pembelajaran Tematik

Pembelajaran tematik atau pembelajaran terpadu adalah suatu konseppembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikanpengalaman yang bermakna pada anak. Dalam model ini, guru pun harusmampu membangun bagian keterpaduan melalui satu tema.Pembelajaran tematik sangat menuntut kreatifitas guru dalam memilihdan mengembangkan tema pembelajaran. Tema yang dipilih hendaknyadiangkat dari lingkungan kehidupan peserta didik, agar pembelajaran menjadihidup dan tidak kaku. Demikian halnya pembelajaran menjadi ilustrasi dancontoh-contoh yang menarik dalam pembelajaran.10 Dalam pembelajaran iniguru harus bisa memiliki pemahaman yang luas tentang tema yang akan dipilih dalam mata pelajaran. Sehingga saling berhubungan antara satu denganyang lainnya. Karena pembelajaran tematik ini merupakan suatu pembelajaranyang menggabungkan antara materi pelajaran dengan pengalaman belajar. Disamping itu guru harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkanprogram pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya, peralatan yangdiperlukan untuk pelaksana an be l aj a r ha r u s s u d ah t e r s edia, baik di lingkungansekolah maupun di luar.[1]
Definisi lain mengatakan, Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Dalam pembahasannya tema itu ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Sebagai contoh, tema “Air” dapat ditinjau dari mata pelajaran fisika, biologi, kimia, dan matematika. Lebih luas lagi, tema itu dapat ditinjau dari bidang studi lain, seperti IPS, bahasa, dan seni. Pembelajaran tematik menyediakan keluasan dan kedalaman implementasi kurikulum, menawarkan kesempatan yang sangat banyak pada siswa untuk memunculkan dinamika dalam pendidikan. Unit yang tematik adalah epitome dari seluruh bahasa pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk secara produktif menjawab pertanyaan yang dimunculkan sendiri dan memuaskan rasa ingin tahu dengan penghayatan secara alamiah tentang dunia di sekitar mereka. [2]
Pembelajaran tematik merupakan strategi pembelajaran yang diterapkan bagi anak kelas awal sekolah dasar. Sesuai dengan tahapan perkembangan anak, karakteristik cara anak belajar,  konsep belajar dan pembelajaran bermakna, maka kegiatan pembelajaran bagi anak kelas awal SD sebaiknya dilakukan dengan Pembelajaran tematik.
Pembelajaan tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat  memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan (Poerwadarminta, 1983).
Dengan tema diharapkan akan  memberikan banyak keuntungan, di antaranya:
1)  Siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu,
2) Siswa mampu mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar matapelajaran dalam tema yang sama;
3) pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
4) kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengkaitkan matapelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa;
5) Siswa mampu lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas;
6) Siswa lebih bergairah belajar karena dapat  berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari matapelajaran lain;
7) guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkaan sekaligus dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan,  waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.[3]
B. Tujuan Pembelajaran Tematik
Sebelum kita mengetahui tujuan pembelajaran tematik, maka kita pelajari dulu tentang tujuan pemberian tema yang diantaranya adalah:
1.    Menyatukan isi kurikulum dalam satu kesatuan yang utuh
2.    Memperkaya perbendaharaan kata anak
3.    Pemilihan tema dalam kegiatan pembelajaran hendaknya dikembangkan dari hal-hal yang paling dekat dengan anak,sederhana, serta menarik minat anak.
4.    Mampu mengenal berbagai konsep secara mudah dan jelas.
5.    Memudahkan anak untuk memusatkan perhatian pada satu tema.
6.    Anak dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai bidang pengembangan.
7.    Pemahaman terhadap materi lebih mendalam dan berkesan.
8.    Belajar terasa bermanfaat dan bermakna.
9.    Anak lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata.
10. Dapat menghemat waktu karena bidang pengembangan disajikan terpadu.
Setelah kita mengetahui tujuan pemberian tema, maka kita dapat mengetahui / memahami tentang tujuan pembelajaran tematik. Tujuan pembelajaran tematik ialah :
1.     meningkatkan pemahaman konsep yang dipelajarinya secara lebih bermakna.
2.    Mengembangkan keterampilan menemukan, mengolah, dan memanfatkan informasi.
3.    Menumbuhkembangkan sikap positif, kebiasaan baik, dan nilai-nilai luhur yang diperlukan dalam kehidupan.
4.    Menumbuhkembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama, toleransi, komunikasi, serta menghargai pendapat orang lain.[4]

■■■■■■■   SEMOGA BERMANFAAT ■■■■■■■

DAFTAR PUSTAKA

4. http://weningprobosiwi.wordpress.com/2011/09/20/tujuan-dan-desain-pembelajaran-tematik-untuk-anak-usia-dini








3 komentar:

  1. bagaimana pendapat anda tentang pembelajaran tematik? sudahkah SK yang di tetapkan pemerintah tercapai dg pembelajaran tematik ini.tlong jelaskan dg bahasa anda sendiri dan berikan contoh kongkrit dlam pembelajaran tematik.
    trima kasih,

    BalasHapus
  2. iy,mnrt sya pembelajaran tematik ialah suatu pembelajaran yang memberikan pengalaman yang bermakna pada anak dimana dlm pembeljaran ini menggabungkan atau memadukan beberapa tema,dan biasanya pembeljaran tematik digunakan utk siswa kelas bawah.Pada dasarnya pembelajaran merupakan upaya pendidik untuk membantu peserta didik dalam melaksanakan kegiatan belajar, demi mencapai hasil yang diinginkan,apakah SK yg ditetapkan pemerintah sudah trcapai?Saya rasa pelan-pelan akann tercapai karena belajar kan adalah suatu proses jdi utk mncapai tujuan itu juga butuh proses yang bertahap..

    example.
    pada pelajaran ipa MI/sD MENGENAL BAGIAN TB MHH,dlm pbljtrn temtik siswa diajak utk mnyebutkan bgian-bgian tbuh MH dan juga dlm wktu yg sma Pesdik diajak utk berhitung dengAN bernyayi,,,dua mata saya,hdung sya satu,dua telinga saaya yg kri dan knan dan sterusnya...jd dlm pmbljrn ini siswa dihrapkan bs mnybutkan bgian MH DAN JUGA BRHTUNG...mgkn sprti itu ya mbk,trima kasih.....

    BalasHapus
  3. apakah tujuan yang anda tulis itusudah benar-benar berhasil,,,kalau pembelajaran dilakukan seperti itu bagaimana dg anak-anak yang over/pendiem,,,,

    BalasHapus